Selasa, 23 Juni 2015
Selasa, 04 November 2014
harapan
19.50
No comments
Harapan saya untuk pemerintahan Jokowi adalah agar tetap konsisten karena Jokowi sudah membuat kartu Indonesia sehat dan
Indonesia pintar untuk masyarakat yang kurang mampu. Dan
harapan saya yang paling besar adalah untuk semua para koruptor yang di ketahui
maupun yang tidak di ketaui semoga pada pemerintahan Jokowi ini mereka bisa
dihukum mati ataupun dijadikan miskin semiskin miskinnya karena telah membuat
seluruh rakyat Indonesia menjadi rakyat yang miskin.
Selasa, 14 Oktober 2014
Antique "Satu bintang"
08.45
No comments
Kau selalu mempermainkan hatiku.
Hingga membuat diriku merasa tertipu.
Ooh… kau pun harus mengerti.
Semua cinta yang kumiliki.
Mungkin hanya ada satu bintang.
Yang dapat menghiasi hatimu.
Dan jangan pernah engkau siakan.
Seseorang yang ada di hatimu.
Reff :
Pastikan hanya ada satu bintang.
Yang slalu menyinari jalanmu.
Hingga akhirnya kau sadari.
Dirikulah yang ada di hatimu.
(Interlude)
Ooh… kau pun harus mengerti.
Semua cinta yang kumiliki.
Hingga membuat diriku merasa tertipu.
Ooh… kau pun harus mengerti.
Semua cinta yang kumiliki.
Mungkin hanya ada satu bintang.
Yang dapat menghiasi hatimu.
Dan jangan pernah engkau siakan.
Seseorang yang ada di hatimu.
Reff :
Pastikan hanya ada satu bintang.
Yang slalu menyinari jalanmu.
Hingga akhirnya kau sadari.
Dirikulah yang ada di hatimu.
(Interlude)
Ooh… kau pun harus mengerti.
Semua cinta yang kumiliki.
Mengkritisi PILPRES 2014
08.41
No comments
pilpres tahun ini di rasa kurang kondusif dikarenakan pihak dari dua kubu saling menjatuhkan satu sama lain, tidak hanya beberapa konflik di sosial media tapi juga banyak konflik dalam dunia nyata selain itu pihak dari salah satu capres dirasa mengalami sesuatu kecurangan
dikarenakan ingin merebut kekuasaan. dan dipihak lain saat lawannya mengalami kemenangan dalam PILPRES 2014 mereka tidak dapat menerima kekalahan dengan lapang dada
Senin, 06 Oktober 2014
Ruang rindu
23.52
No comments
Diantara
dua pintu
Manusia
selalu mengacu laku
Terdera
debu-debu waktu
Dan
merenggang nyawa di ruang asa
Tapi…………………
Terkadang
manusia-manusia sendiri
Malah
merapuh bertingkah
Tak
terhirau
Kala
gamang menyertai kaki
Melangkah
awal beradu sangkal
Tak
dirasa
Seratus
tahun demi tahun pergi
Dan
umur berbujur dilorong-lorong kata
Tertuju
keujung sejarahnya
Seketika
itu lamanya
dalam ketercentang perangannya
Manusia-manusia
kian terpengarah
Saat
tapal batas terapal
Tinggal
bayang tersambut sesal
Mengguncang
dan menyinggung kemana .,.,.,??
Sementara
nganga pintu keluar di depan mata
Manusia-manusia
malah bertanya
Apakah
bertemu dan berpisah adalah RINDU.,.,.,
Langganan:
Postingan (Atom)
















